1. Kasoami Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Buton dan Wakatobi)
Makanan khas dari sulawesi tenggara yang pertama ini merupakan makanan
yang terbuat dari ubi. yaitu kasoami, Kasoami ini mempunyai rasa yang
khas tentunya sangat enak bila dinikmati dengan ikan asin. dalam proses
membuatnya, Biasanya untuk menikmati makanan ini di santap dengan lauk
Ikan kering, ikan bakar, sayuran dan bahkan bisa juga dimakan saat
menikmati minuman teh.
2. Kabuto Khas Sulawesi Tenggara
Kabuto merupakan makanan khas sulawesi tenggara yang terdapat di daerah
Muna dan Buton, Makanan ini terbuat dari bahan dasar ubi kayu atau
singkong yang telah dikeringkan dan dibiarkan berjamur. Dalam jangkau
lama disimpan dalam keadaan kering maka akan makin enak rasa dan aroma
makanan ini kala disantap. Untuk menambah gurih biasanya dicampur kelapa
parut dan ditambah menu ikan asin goreng sebagai lauknya.
3. Lapa-lapa Khas Sulawesi Tenggara
Lapa-lapa ini makanan khas sulawesi tenggara yang mempunyai cita rasa
gurih, sebagai pelengkap biasanya lapa-lapa ini di santap dengan ikan
kaholeonarore (ikan asin), dalam pengolahan lapa-lapa ini berasnya
dimasak bersama-sama santan, hingga setengah matang kemudian diangkat
dan didinginkan, kemudian direbus namun sebelum di rebus di bungkus dulu
pake janyr..
4. Luluta Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)
5. Heb'atu Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)
6. Gule-gule Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)
7. Susuru Khas Sulawesi Tenggara (Daerah Wangi-wangi)
8. Sinonggi Khas Sulawesi Tenggara
Sinonggi ini merupakan makanan khas suku Tolaki dari Sulawesi Tenggara
yang terbuat dari pati sari sagu. Suku Tolaki ini mempunyai tradisi
menyantap sinonggi bersama-sama yang disebut mosonggi. Bagi Suku Tolaki,
sinonggi adalah makanan pokok yang sekarang telah mengalami pergeseran
makna dan bersaing dengan nasi.
9. Sate Gogos Pokea Khas Sulawesi Tenggara
Sate gogos pokea adalah sate yang terbuat dari bahan dasar kerang, nama
pokea sendiri merupakan nama lokal untuk kerang. sate kerang ini
disajikan memakai bumbu apa apa (hanya kerang rebus lalu ditusuk bambu)
atau kadang dibuat seperti bumbu bacem manis. Tapi sate pokea memakai
bumbu dan agak pedas.
Nah cukup banyak kan makanan khas yang ada di sulawesi tenggara, jika
anda berkunjung ke sulawesi jangan lupa untuk mencicipinya, namun bagi
masyarakat yang ada di sulawesi tenggara kami berharap terus
mempertahankan makanan khas di daerahnya.
Jumat, 22 Januari 2016
Kuliner Khas Sulawesi Selatan
Makanan Khas Makassar Sulawesi Selatan
Makassar bukan cuma terkenal dengan panorama alamnya yang elok dan keramahtamahan penduduknya, namun juga makanan khas Makassar
yang lezatnya tiada taranya. Coto Makassar, Sop Konro, dan Es Pisang
Ijo merupakan makanan khas Makassar yang selama ini dikenal banyak
orang, tetapi ternyata makanan khas Makassar masih banyak lagi.
Apa sajakah Makanan Khas Makassar? Berikut daftarnya.
1. Jalangkote
![]() |
| Jalangkote Foto : klik-eat.com |
Di Makassar, jalangkote sering dihidangkan sebagai menu buka puasa. Jalangkote adalah sejenis penganan khas Sulawesi yang bentuknya mirip pastel. Perbedaannya, kulit jalangkote lebih tipis dan isi di bagian dalamnya biasanya diisi dengan potongan wortel dan kentang berbentuk dadu, tauge (kecambah), dan soun, yang ditumis bersama bawang putih, bawang merah, garam dan merica. Saus tomat biasanya akan disajikan bersama jalangkote agar rasanya semakin nikmat.
2. Buras
| Buras Foto : wikipedia.org |
Dilihat sepintas, buras atau burasa mirip seperti lemper, sejenis kue basah khas Jawa. Bedanya, lemper terbuat dari beras ketan, sedangkan buras menggunakan beras sebagai bahan dasarnya. Baik buras atau lemper, keduanya sama - sama dibungkus dengan daun pisang. Cara memakannya adalah dengan mencocolkan buras ke bumbu kelapa kering yang sudah dicampur dengan gula, garam dan cabai. Buras cocok disantap di sore hari sebagai teman ngopi atau minum teh.
3. Mie Titi
![]() |
| Mie Titi Foto : meclubonline.wordpress.com |
Mie Titi mulai populer di Sulawesi Selatan sejak tahun 70 - an dengan ciri khas pada penggunaan mie kering yang lebih tipis daripada mie biasa. Mie Titi pertama kali dibuat oleh Ang Kho Tjau, seorang pemilik kedai keturunan Tionghoa, yang kemudian menurunkan keahlian membuat mie tipis kepada anak - anaknya. Mie Titi terus mengalami evolusi dalam hal rasa dan cara penyajiannya. Biasanya mie Titi disajikan bersama kuah kental ditambah irisan daging ayam, jamur, hati, cumi dan udang, serta taburan bawang goreng. Mie Titi enak disantap di malam hari atau sesudah turun.
4. Pisang Epe
| Pisang Epe Foto : punyafauzan.blogspot.com |
Pisang Epe terbuat dari pisang yang belum terlalu matang, dipipihkan lalu dibakar sampai sedikit gosong. Cara menikmatinya adalah dengan mencelupkan pisang bakar tadi ke saus gula merah. Saat paling tepat menikmati pisang epe adalah ketika kamu sedang berkunjung ke Pantai Losari, Makassar.
5. Coto Makassar
![]() |
| Coto Makassar foto : ahmadmushofihasan.wordpress.com |
Coto Makassar lebih lezat disantap saat masih hangat bersama ketupat atau buras. Coto Makassar berbahan dasarnya jeroan dan daging sapi yang telah direbus cukup lama dalam air yang habis dipakai untuk mencuci beras atau kacang tanah yang sudah dihaluskan. Sedangkan bumbunya adalah bawang putih, bawang merah, garam, ketumbar dan jintan sangria, kemiri serta merica.
6. Sop Konro
![]() |
| Sup Konro Foto : sugiatitabrang.wordpress.com |
Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Selain keluwak, sop konro ini dimasak dengan berbagai rempah lain seperti jahe, lengkuas, kayu manis, kapulaga, asam jawa, kunyit, kemiri, ketumbar, dan jinten. Penggunaan rempah-rempah ini menciptakan citarasa yang kuat pada kuah sop konro.
7. Kapurung
![]() |
| Kapurung |
Kapurung adalah salah satu makanan tradisional yang populer di daerah Luwu (Luwu Timur, Palopo, Luwu Utara). Kapurung terbuat dari tepung sagu dan bumbu halus yang terdiri dari cabai rawit dan perasan air jeruk limau. Daging ayam rebus yang sudah disuwir-suwir dan potongan terong ungu ditambahkan bersama kangkung, daun pakis atau daun katuk. Rasa yang unik dan kandungan gizi yang tinggi membuat kapurung cukup disukai masyarakat.
8. Barongko
![]() |
| Barongko Foto : hasilkebun.wordpress.com |
Barongko adalah makanan penutup khas daerah Bugis, Makassar, yang dibuat dari Pisang Kepok matang yang dikukus dengan daun pisang. Pada masa pemerintahan kerajaan Sulawesi Selatan, Barongko merupakan makanan penutup yang mewah dan hanya disajikan untuk para Raja.
9. Es Palu Butung
Es Palu Butung adalah makanan penutup yang sangat populer selain Es Pisang Ijo. Es Palu Butung ini sangat mudah ditemui di warung makan ataupun di pinggiran jalan di Makassar. Es Palu Butung cocok sebagai menu buka puasa.
10. Gogos
| Gogos Foto : ismasavitri.blogspot.com |
Gogos adalah makanan yang terbuat dari beras ketan hitam yang dimasak dengan santan, lalu dibungkus dengan daun pisang kemudian dipanggang. Gogos sangat digemari di Sulawesi Selatan ketika lebaran, selain ketupat lebaran, gogos pun juga turut meramaikan bersama dengan bersama dengan aneka masakan lainya pada hari-hati biasa, gogos banyak ditemukan didaerah pantai losari atau dipinggir-pinggir jalan kota makassar biasanya dijajakan oleh pedagang asongan bisanya dijajakan bersama telur asin atau lebih akrab dengan sebutan orang makassar Bayao Kannasa, dan kacang rebus.
11. Sarabba
![]() |
| Sarabba Foto : travelinghematnusantara.wordpress.com |
Sarabba adalah minuman kesehatan khas Makassar yang dibuat dengan bahan dasar jahe, gula merah, kuning telur dan santan. Sarabba juga menggunakan penambahan beberapa jenis rempah-rempah, seperti merica, pala, dan kayu manis. Campuran rempah - rempah ini memberikan citarasa dan aroma yang khas dengan sensasi hangat saat meminum Sarabba. Sarabba dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh, mengusir masuk angin, dan mengobati flu.
12. Pallu basa
![]() |
| Pallu Basa Foto : njoph.wordpress.com |
Pallu basa merupakan kuliner khas Makassar berupa sejenis sop dengan bahan dasar daging dan jeroan sapi. Pallu bassa ini agak mirip dengan coto, hanya saja pallu basa menggunakan santan kental dan kelapa parut sangrai sehingga menciptakan aroma kuah yang khas. Rasanya gurih dengan citarasa rempah yang khas. Pallu basa ini biasanya disajikan bersama nasi, berbeda dengan coto yang biasanya disajikan dengan ketupat.
13. Sop Saudara
![]() |
| Sop Saudara Foto : makananlezat.com |
Sop Saudara adalah makanan berkuah yang dihidangkan dalam mangkuk tapi jika dilihat lebih dekat dan dirasakan pastilah berbeda. Makanan tradisional khas Kabupaten Pangkep sulawesi selatan ini dapat dijumpai di Makassar. Sop saudara dibuat dari daging sapi, bihun dan kentang goreng yang biasanya dibentuk bola-bola kecil, dan paru sapi yang digoreng, biasanya disajikan bersama dengan nasi putih, ikan bakar, dan telur rebus sebagai tambahan lauknya.
Kuliner Khas Kalimantan Timur
5 makanan khas kalimantan timur :
-
Bubur Pedas
Adalah makanan khas suku melayu sambas
kalimantan barat. Menengok dalam sejarahnya konon bubur pedas ini
menjadi makanan yang sering disajikan dalam kerajaan. Dinamakan bubur
pedas bukan sebab penggunaan cabai yang sangat banyak melainkan aroma
rempah – rempah dalam bubur. Cara memasak bubur ini yaitu dengan
mencampurkan kelapa sangrai dan beras sangrai yang sebelumnya telah
dihaluskan dengan cara ditumbuk. Rempah – rempah lainnya juga
ditambahkan saat proses penumbukan seperti bawang merah putih, daun
salam, adas, kunyit, ketumbar, jinten, sereh, lada hitam, cabai,
lengkuas dan aneka sayur yang sesuai dengan selera.
-
Ayam Cincane
Merupakan salah satu kuliner di kota
samarinda yang menjadi andalan di sana. Biasanya oleh masyarakat
samarinda, ayam cicane ini dijadikan hidangan utama saat
menyelenggarakan pesta pernikahan maupun acara – acara lainnya. Ciri
khas dari ayam cincane ini adalah bumbu yang berwarna kemerahan. Jika
anda ingin mencicipinya, ayam cincane dapat anda jumpai di beberapa
rumah makan ataupun kedai.
-
Nasi Bakepor
Komposisi dari nasi bekepor adalah
terdiri dari nasi liwet yang dicampur dengan potongan ikan asin, rempah –
rempah dan minyak sayur. Dalam penyajiannya nasi bekepor biasanya
disandingkan dengan daging masak bumi hangus dan sayur gangan asam kukar
sebagai lauk tambahan. Penjelasan mengenai sayur gangan asam kukar,
adalah sejenis sayur asem yang dimasak dengan campuran di dalamnya
kepala ikan dan ubi manis.
-
Nasi Kuning
Makanan khas yang dimiliki kalimantan
timur salah satunya adalah nasi kuning. Terbuat dari beras yang dimasak
dengan santan rempah – rempah serta termasuk kunyit. Bumbu – bumbu dan
santan yang ditambahkan ini membuat warna nasi menjadi kuning dan
rasanya lebih gurih dari pada nasi putih. Biasanya nasi kuning disajikan
sebagai tumpeng dan disertai bermacam lauk pauk.
-
Amplang
Adalah sejenis camilan kerupuk dengan
bentuknya yang unik menyerupai kuku macan. Salah satu bahan dari amplang
adalah ikan laut. Rasa ikan yang gurih membuat amplang banyak diburu
orang untuk dijadikan oleh – oleh ataupun sekedar camilan keluarga di
rumah.
Kuliner Khas Kalimantan Tengah
1. Juhu Singkah / Umbut Rotan
Bangamat dalam bahasa Dayak Ngaju atau paing dalam bahasa Dayak Maanyan adalah masakan khas yang dibuat dari kelelawar besar / kalong (Pteropus vampyrus).
Untuk konsumsi, kelelawar dengan jenis pemakan buah terbesar. Untuk
kelelawar jenis pemakan serangga dan penghisap darah tidak digunakan dan
tidak dikonsumsi untuk membuat makanan ini. Walaupun paing dikenal dan
dikonsumsi di beberapa daerah, tetapi orang Dayak mempunyai ciri khas
dalam pembuatannya. Paing yang akan dimasak dibersihkan dengan membuang
kuku, bulu kasar ditekuk dan punggung, serta ususnya. Sementara sayap,
bulu dan dagingnya dimasak. Untuk orang Dayak Ngaju paing dimasak dengan
bumbu yang lebih banyak. Sedangkan untuk Dayak Maanyan, paing dimasak
dengan bumbu yaitu serai dan daun pikauk (daun yang memiliki rasa
asam). Paing sering dimasak bersama sayur hati batang pisang yang
dipotong-potong, biasanya adalah pisang kipas. Serta juga bisa dimasak
bersama dengan sulur keladi yang dipotong-poton
Umbut Rotan (rotan muda) adalah salah satu makanan khas yang dimiliki
oleh Suku Dayak, terutama dari Kalimantan Tengah. Dalam bahasa Dayak
Maanyan, umbut rotan dikenal dengan uwut nang'e. Sedangkan dalam bahasa Dayak Ngaju dikenal dengan juhu singkah.
Umbut rotan ini dikenal masyarakat dayak karena mudah diperoleh didalam
hutan tanpa perlu menanamnya terlebih dahulu. Cara pengolahannya yaitu
pertama rotan muda dibersihkan kemudian kulitnya dibuang dan dipotong
dalam ukuran kecil. Umbut rotan seringkali dimasak bersama dengan ikan
baung dan terong asam. Umbut Rotan memiliki rasa gurih, asam, dan
kepahit-pahitan yang bercampur dengan rasa manis dari daging ikan
sehingga membuat umbut rotan memiliki citarasa tersendiri.
2. Kalumpe / Karuang
Kalumpe / karuang adalah sayuran yang dibuat dari daun singkong yang ditumbuk halus. Kalumpe merupakan bahasa Dayak Maanyan dan karuang
sebutan sayur ini dalam bahasa Dayak Ngaju. Dalam pembuatannya,
biasanya daun singkong ditumbuk halus dan dicampur dengan terong kecil
atau terong pipit. bumbu untuk masakan ini adalah bawang merah, bawang
putih, serai dan lengkuas yang dihaluskan. Apabila ingin bisa
ditambahkan cabe. Kalumpe terasa sangat enak apabila sedang panas. Masakan ini biasa disajikan bersama dengan sambal terasi yang pedas dan ikan asin.
3. Wadi
Wadi adalah makanan berbahan dasar ikan atau menggunakan daging babi.
Wadi bisa dibilang adalah makanan yang "dibusukan". Namun pembusukan ini
tidak dibiarkan begitu saja, sebelum disimpan, ikan atau daging akan
dilmuri dengan bumbu yang terbuat dari beras ketan putih atau bisa juga
biji jagung yang di-sangrai sampai kecoklatan kemudian di tumbuk manual atau di blender. Dalam bahasa Dayak Maanyan bumbu ini disebut dengan Sa'mu dan dalam bahasa Dayak Ngaju disebut dengan Kenta.
Pembuatannya yaitu ikan atau daging yang hendak diolah dibersihkan
terlebih dahulu, kemudian direndam selama 5-10 jam dalam air garam.
Kemudian daging atau ikan diangkat dan dibiarkan mengering. Setelah
cukup kering ikan atau daging dicampur dengan Sa'mu sampai
merata. Kemudian daging disimpan dalam kotak kaca, stoples, atau
plastik kedap udara yang ditutup rapat-rapat. Simpan kurang lebih selama
3-5 hari. Untuk daging disarankan simpan lebih dari 1 minggu. Setelah
selesao, wadi tidak bisa langsung dimakan tapi harus diolah kembali
antara lain dengan cara digoreng atau dimasak. Walau pembuatannya
terlihat mudah, tetapi apabila terjadi kesalahan sedikit saja dalam
memasukan bumbu serta perendaman maka akan membuat wadi menjadi tidak
enak bahkan tidak bisa dimakan. Oleh karena itu ada orang-orang tertentu
yang memilki keahlian untuk membuat wadi yang enak.
4. Bangamat / Paing
Kuliner Khas Kalimantan Barat
1. Bubur Pedas
Bubur pedas ini merupakan makanan khas suku Melayu Sambas, di Kalimantan
Barat. Bubur pedas terbuat dari beras yang ditumbuk halus dioseng,
kemudian diberi bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, lada
hitam, serai, daun salam, garam dan gula. Bumbu-bumbu tersebut ditumbuk
halus kecuali serai, daun salam tentunya, lalu dioseng juga seperti
beras tumbuk. Kemudian bumbu dimasukkan ke dalam air mendidih yang kita
isi dengan daging atau tetelan tulang sapi, bersama dengan beras tumbuk.
Setelah beras dan bumbu tercampur kedalam kaldu sapi,maka kita masukkan
berbagai macam sayuran seperti kangkung,daun pakis, jagung yang telah
dipipil, kentang,daun kunyit dan daun kesum (untuk daun kesum mungkin
terasa asing dan hanya ada di Kalbar)daun kesum ini membuat bubur pedas
beraroma khas tetapi jika terlalu banyak juga terasa tidak enak bubur
pedas nantinya.
![]() |
| Bubur Pedas Foto: wisatapontianak.com |
Apabila telah masak maka bubur pedas siap dihidangkan bersama dengan
krupuk, kacang tanah goreng,kecap manis,sambal dan bawang goreng,serta
tambahkan pula perasaan air jeruk. Jika kamu tertarik untuk membuat
bubur pedas,berikut resepnnya.
Resep Bubur Pedas Pontianak
Bahan-bahan :
7 siung Bawang Putih
9 siung Bawang Merah
1 buah Bawang Bombay
3 buah Cabe Merah Besar
2 buah Cabe Hijau Besar
2 sdm Terasi
2 sdt Lada Hitam
2 sdt Ketumbar
5 buah Kemiri
2 cm Lengkuas
2 batang Serai
segenggam Daun Kunyit
segenggam Daun Kesum
secukupnya Garam
6 buah Wortel
4 buah Ubi Jalar
2 buah Gambas
2 ikat Kacang Panjang
2 ikat Kangkung
250 gram Kecambah
2 buah Jagung
500 gram Daging Sapi
250 gram Kacang Tanah
500 gram Beras
500 gram Kelapa Parut
secukupnya Minyak goreng untuk menumis
Cara Membuat Bubur Pedas Pontianak
- Cuci daun kesum dan daun kunyit, kemudian iris halus lalu masukkan dalam satu wadah.
- Kupas ubi jalar, wortel, dan gambas, kemudian cuci semuanya termasuk jagung dan kacang panjang. Potong kecil-kecil ubi jalar, kacang panjang, jagung, wortel, dan gambas. Untuk jagung diambil biji jagungnya saja. Ubi, wortel, dan gambas dipotong dadu.
- Kangkung dan kecambah disiang kemudian dicuci bersih.
- Iris bawang bombay, cabe merah besar, dan cabe hijau besar.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, lada, ketumbar, terasi dan kemiri. Setelahnya lengkuas dan serai cukup dimemarkan saja.
- Ini adalah bahan pengental buburnya, cara bikinnya, beras dicuci, dikeringkan, kemudian disangrai bersama dengan kelapa parut. Sangrai sampe warna agak coklat, kemudian diblender halus, jadinya kayak serbuk gitu.
- Daging, ubi jalar, dan kacang tanah direbus terlebih dahulu supaya lembut.
- Tuangkan sedikit minyak goreng ke atas wajan.
- Tumis bawang bombay, cabe merah dan hijau besar, sampai harum. Kemudian masukkan bumbu halus tadi, tumis sebentar hingga harum, setelah itu masukkan daun kesum dan daun kunyit, tumis hingga layu.
- Setelah daging empuk, masukkan wortel, gambas, jagung, dan kacang panjang kedalam panci yang berisi daging.
- Kemudian masukkan bumbu yang telah ditumis tadi kedalam panci. Aduk - aduk, masukkan serbuk pengental, aduk - aduk sampai kental, mendidih dan meletup - meletup.
- Terakhir masukkan kangkung kedalam panci, aduk sebentar saja hingga kangkung layu. Takaran garam sesuai selera aja.
- Bubur pedas ini gak akan nikmat kalo gak disantap pake sambel, cara bikinnya cuma cabe rawit sama bawang putih diblender halus, kemudian tambahkan sedikt air, gula, dan garam.
- Bubur pedas khas Kalimantan Barat siap disajikan.
2. Lempok Durian
Lempok Durian merupakan oleh-oleh kalimantan barat yang cukup terkenal
sebagai salah satu pusat distribusi durian di Kalimantan Barat.
Meskipun durian tersebut hanya sebagian kecil saja yang dihasilkan dari sekitar Pontianak, seperti Durian Jawi dari daerah Sungai Jawi. Ada juga durian daerah lain yang di distribusikan ke Pontianak seperti Durian Batang Tarang dan Durian Balai Karangan yang terkenal manis dan legit. Harganya Rp75.000/600gram. Satu bungkus (600gram) isi 5 batang lempok seukuran 2,5cm lebarnya, panjangnya sekitar 7cm).
![]() |
| Lempok Durian Foto: lempokdurian.com |
Meskipun durian tersebut hanya sebagian kecil saja yang dihasilkan dari sekitar Pontianak, seperti Durian Jawi dari daerah Sungai Jawi. Ada juga durian daerah lain yang di distribusikan ke Pontianak seperti Durian Batang Tarang dan Durian Balai Karangan yang terkenal manis dan legit. Harganya Rp75.000/600gram. Satu bungkus (600gram) isi 5 batang lempok seukuran 2,5cm lebarnya, panjangnya sekitar 7cm).
3. Mie Sagu
Bahan dasar mie sagu ini yaitu tepung sagu yang di campur dengan air
kemudian di iris tipis sehingga menyerupai menjadi mie. Selanjutnya
setelah dipotong kecil-kecil, pemasakan yang terakhir mie direbus dan
setelah matang dihidangkan dengan bumbu khas sesuai selera.
4. Cucur Khas Kalimantan Barat
Cucur ini merupakan salah satu kue tradisional atau makanan ringan yang
ada di di Pontianak., Bentuknya yang bulat dengan gerigi - gerigi kecil
disampingnya, menjadikan uniknya makanan ini. Cucur Khas Kalimantan
Barat sangat pas di sajikan sebagai teman minum teh.
5. Sotong Pangkong
Sotong Pangkong adalah sotong atau cumi yang telah dikeringkan dimasak
dengan cara di panggang. Usai dipanggang, lalu di pangkong atau dalam
bahasa Melayu di pukul – pukul, agar dagingnya terasa lebih empuk.
Kemudian, disajikan bersama dengan kuah sambal kacang atau asam pedas
manis. Saat dilumuri kuah sambal, rasanya menjadi gurih dan terasa
nikmat.
6. Kwee Cap
Kwee cap merupakan makanan yang terbuat dari terbuat dari seperti kwee
tiau yang dibentuk membundar hingga agak menggulung. Kwee cap juga bisa
ditambahkan kacang kedelai dan tahu. Sebagai bumbu pelengkap tersedia
lada, minyak bawang putih yang banyak, dan sambal. Semua paduan bumbu
semakin membuat hidangan ini jadi gurih, pedas, dan hangat.
7. Lek Tau Suan
Tampilan Lek Tau San yang berbiji-biji dan nampak berkilauan seperti
mutiara ketika tertimpa sinar terang. Lek Tau Suan dimasak dengan kuah
kental bening (tepung tapioka), gula pasir, dan pandan. Kemudian
dihidangkan bersama Gorengan Ca Kwee yang garing. Aromanya tentu harum
pandan dan kacang hijau. Kuliner ini lebih nikmat apabila disajikan
hangat dan cocok dinikmati di malam hari atau ketika cuaca hujan.
8. Es Krim Petrus (Es Krim A Ngie)
Kekhasan Es Krim Petrus ini adalah kelembutan es yang disajikan dalam
beberapa varian mulai dari coklat, vanila, strawberry, durian, cempedak,
hingga nangka yang semuanya dibuat secara home made. Penyajian es
krimnya tergantung porsi yang dipilih pembeli. Bisa disajikan dengan
gelas biasa, cup, roti, bahkan di atas batok kelapa muda. Es krim ini
berisi campuran yang di dalamnya terdapat kacang merah, cincau hitam
yang dipotong kecil-kecil, agar-agar serut dan lelehan cokelat.
9. Dodol Lidah Buaya
Dodol lidah buaya sendiri serupa dengan dodol pada umumnya.
Perbedaannya hanya bahan baku dan tekstur dari dodol itu. Dodol dari
lidah buaya sedikit berserat. Harga satu pack seperti gambar di atas
Rp25.000.
10. Burung Punai Goreng Atau Bakar
Burung Punai mirip burung merpati yang berwarna hijau dan berparuh
kemerahan. Tekstur dagingnya gurih. Burung liar ini masih dapat
ditemukan disekitar Pontianak dan Mempawah. Burung Punai di tangkap
dengan cara dijaring atau menggunakan perekat.
Kuliner Khas Kalimantan Selatan
Kuliner Khas Banjarmasin Kalimantan Selatan
Banjarmasin merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, mendapat
julukan Kota “Seribu Sungai”. Kota tua yang juga dikenal sebagai kota
perdagangan di Pulau Kalimantan ini mempunyai banyak keunikan yang
benar-benar tidak bisa ditemui didaerah lain di Indonesia.
Masakan daerah di Indonesia sangat beragam dan memiliki ciri khas
tersendiri. Makanan khas Banjar menawarkan citarasa yang segar dan unik.
Merupakan perpaduan budaya Melayu dan budaya asli Kalimantan membuat
kota ini mempunyai banyak kuliner khas yang patut di telusuri dan
nikmati.
Ketupat Kandangan
Ketupat Kandangan (https://www.kalselkreatif.net)
Menu makanan kuliner khas dari kota Banjarmasin ini ternyata diciptakan
pertama kali oleh masyarakat Kabupaten Kadangan, Kalimantan Selatan.
Ketupat kandangan disajikan hanya dengan guyuran kuah santan mirip opor,
berwarna kekuningan, ditaburi bawang merah goreng. Cara makannya sangat
khas. Sekalipun berkuah, ketupat ini justru harus disantap tanpa
sendok, melainkan dengan tangan.
Ketupatnya dibelah dua ketika disajikan, lalu dihancurkan dengan tangan.
Beras Banjarmasin memang tidak pulen seperti di Jawa. Ditanak sebagai
nasi pun hasilnya seperti nasi pera yang tidak lengket satu sama lain.
Sungguh, cara makan yang sangat unik. Ketupat Kandangan semakin nikmat
bila disantap dengan tusuk atau sate perut ikan atau telur ikan.
Soto Banjar
Soto Banjar (http://infokuliner.com)
Mungkin ini adalah salah satu Wisata kuliner di Banjarmasin yang namanya
sudah terkenal di seluruh penjuru negeri. Menggunakan ketupat sebagai
pengganti nasi, soto ini tampil dengan campuran bumbu dan rempah yang
membuatnya gurih dan lezat. Pada umumnya, soto Banjar ada yang kuahnya
bening, ada yang kuahnya keruh. Nah, tinggal pilih, mana yang kamu suka?
Soto Banjar lebih akrab bagi selera nusantara, tetapi memang paling
afdol merasakan soto Banjar di daerah asalnya. Soto Banjar disajikan
dengan lontong, kuah soto bening tanpa santan, ditambah dengan perkedel
kentang, irisan wortel, irisan telur, dan soun. Soal rasa, Soto Banjar
memang leker, sangat nikmat! Aromanya yang kaya rempah, mampu membuat
lidah tidak sabar untuk menikmatinya, apalagi bila ditambahi potogan
paha ayam kampung. Semakin komplit rasanya.
Sop Banjar
Sop Banjar (https://commons.wikimedia.org)
Sebetulnya antara Sop Banjar dan Soto Banjar nyaris tidak ada bedanya. Yang membedakan keduanya hanyalah cara penyajiannya. Kalau Soto Banjar disajikan dengan lontong, sementara sop banjar disajikan dengan nasi putih.
Patin Bakar dan Pepes Patin
Ikan Patin Bakar
Jenis ikan satu ini memang mudah sekali ditemui di Kalimantan. Tidak
heran bila menu ikan patin banyak ditemui di Banjarmasin. Masyarakat di
sana paling sering mengolah patin dengan cara dipepes dan dibakar. Untuk
patin bakar, dibumbui dengan bumbu kecap yang sampai meresap.
Jadi begitu disantap rasa manisnya jelas terasa. Bila anda mencoba ikan
patin bakar, anda akan mendapati bagian pinggir kulit patin yang
bertekstur kenyal, tetapi tetap nikmat disantap.
Pepes Ikan Patin (http://tipsjalan.com)
Sementara pepes patin atau biasa disebut pesmol patin, dibumbui dengan
rempah-rempah khas Kalimantan Selatan plus ditambahi kemangi dan tomat.
Paduan yang pas, menciptakan kelezatan yang sempurna.
Soto Susu Banjar
Soto Susu Banjar (http://arenawanita.com)
Soto unik ini dibuat dari campuran daging ayam kampung, mie putih, yang
dicampur dengan seledri untuk menciptakan wangi soto yang merata.
Selanjutnya kuah susu yang panas bisa langsung dimasukan kedalam
potongan daging ayam dan mie putih. Susu untuk kuah soto ini dicampur
dengan rempah – rempah seperti jahe yang berguna untuk menghangatkan
badan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Tertarik untuk mencobanya?
Sate Banjar
Sate Banjar (http://m.beautynesia.id)
Bumbu sate Banjar memiliki penampilan seperti sambal botol dengan rasa
manis, asam, dan pedas. Campuran rasa yang khas dengan daging ayam yang
dibakar hingga empuk ini sangat nikmat dimakan bersama nasi.
Sate Tulang Banjar
Sate Tulang Banjar (http://m.beautynesia.id)
Sate tulang dibuat dari bagian persendian dan punggung ayam muda.
Dibakar dengan bumbu khas Banjar, rasanya sangat nikmat! Hanya saja
untuk makan sate ini butuh sedikit perjuangan untuk mengunyahnya.
Gangan Humbut atau Rebung (http://perusahanku.co)
Gangan Humbut (Rebung) merupakan sayur tradisional khas Banjarmasin yang
terbuat dari tunas pohon kelapa. Humbut sendiri merupakan istilah lokal
untuk menyebut pucuk dari batang pohon kelapa. Di Banjar, Humbut sudah
menjadi masakan sehari – hari dan dijual di pasar – pasar tradisional
karena bahannya mudah di dapat. Tidak heran menu ini digemari masyarakat
Banjarmasin.
Masakan unik ini diolah dengan cara yang sederhana. Gangan Humbut hanya
menggunakan bumbu bawang merah dicampur dengan santan bersama humbut,
kacang panjang, dan juga labu. Gangan Humbut sangat cocok dimakan
bersama apa saja. Rasanya yang tidak terlalu manis, asin, dan gurih.
Sebagai gambaran Gangan Humbut ini mirip dengan sayur bening yang diberi
santan.
Kuliner Khas Bali
1. Bebek Betutu
Konon, bebek betutu yang berasal dari Kuta, Bali ini adalah makanan kesukaan para raja di Bali. Cara memasaknya cukup unik, yaitu daging bebek yang telah dibumbui harus dipijat-pijat terlebih dahulu. Katanya, dengan dipijat-pijat maka daging bebek akan menjadi empuk dan bumbunya meresap hingga ke tulang. Bebek yang telah dipijat lalu dibungkus dengan menggunakan daun pisang atau daun pinang lalu dipanggang dalam api sekam. Proses memasak bebek betutu membutuhkan waktu berjam-jam sehingga bebek betutu hanya dimasak ketika ada acara adat atau upacara keagamaan. Selain bebek betutu, ada juga ayam betutu. Perbedaan keduanya hanya dari dagingnya saja. Salah satu produsen betutu adalah Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.2. Babi Guling
Semua pasti sudah pernah mendengar makanan tradisional khas Bali yang ini. Babi guling (be guling) terbuat dari anak babi yang perutnya diisi dengan bumbu dan sayuran, misalnya daun ketela pohon, lalu dipanggang sambil diputar-putar (diguling-gulingkan) sampai matang. Awalnya babi guling digunakan untuk sajian upacara adat atau keagamaan. Namun kini babi guling dapat ditemukan dengan mudah di berbagai rumah makan, warung, dan hotel-hotel di Bali. Babi guling yang paling terkenal berasal dari Kabupaten Gianyar.3. Bubur Mengguh
Bubur mengguh merupakan bubur khas dari daerah Bali utara (Buleleng) yang sering disajikan saat upacara adat. Bubur mengguh terbuat dari beras dan santan yang disajikan dengan ayam suwir yang dibumbui lalu disiram kuah ayam kental dan urap sayur yang disajikan terpisah. Citarasanya sangat komplit, perpaduan gurih dan agak pedas dengan renyahnya sayur urap.4. Srombotan
Srombotan merupakan sayuran khas Klungkung, Bali berupa lalapan sayur seperti kangkung, kacang panjang, dan kubis yang diberi bumbu yang disebut kalas. Kalas yaitu santan yang diberi kunyit tumbuk, lengkuas, bawang merah, bawang putih, ketumbar dan sedikit kencur lalu dimasak hingga kental. Kalas inilah yang menjadi ciri khas srombotan. Srombotan ini harus disajikan dengan bumbu kacang dan bumbu pedas yang dicampur hingga merata.5. Nasi Jinggo
Nasi jinggo (atau nasi jenggo) merupakan makanan khas Bali berupa nasi putih yang disajikan dalam bungkus daun pisang dengan lauk pauk dan sambal. Nasinya disajikan seukuran kepalan tangan saja dan lauk pauknya biasanya adalah sambal goreng tempe, serundeng dan ayam suwir. Konon kata jinggo (jenggo) berasal dari bahasa Hokkien jeng go yang berarti seribu lima ratus. Sebelum krisis moneter tahun 1997, nasi jinggo ini memang dijual Rp 1.500,00 per porsi. Porsinya yang kecil mengingatkan pada nasi kucing khas angkringan Jawa Tengah.6. Lawar
Ini bukan kelelawar, ya! Lawar adalah masakan berupa campuran sayur-sayuran yang direbus, kelapa yang dipanggang, dan daging cingcang yang dibumbui. Daging yang digunakan adalah daging sapi, babi, ayam, itik, dan penyu. Sementara sayurnya adalah buah nangka muda, pepaya muda, daun jarak, dan kacang-kacangan. Ada bermacam-macam lawar. Bila dilihat dari warnanya, ada lawar putih dan lawar merah. Lawar merah adalah lawar yang menggunakan campuran darah dari daging yang digunakan. Ada juga lawar yang dinamai sesuai dengan jenis daging atau jenis sayuran yang digunakan, semisal lawar babi dan lawar nangka.7. Nasi Tepeng
Nasi tepeng adalah makanan tradisional khas Bali dari Gianyar, Bali. Rasanya pedas dan berempah karena dimasak dengan basa genep, yaitu campuran lengkap rempah-rempah (spices and herbs). Nasi tepeng disajikan dengan sayur-sayuran seperti kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa parut. Nasi tepeng yang disajikan dengan menggunakan daun pisang ini menjadi salah satu jenis sarapan wajib warga Gianyar.8. Sate Plecing
Sate plecing di Bali ada yang menggunakan daging ayam, babi, ataupun ikan laut. Keunikan sate plecing adalah jika sate pada umumnya disajikan dengan bumbu kacang, maka sate plecing disajikan dengan bumbu plecing. Plecing sendiri merupakan makanan khas Indonesia dari Lombok dan Bali. Plecing merupakan sambal tomat yang dibuat dari cabai rawit, garam, terasi, tomat, dan terkadang diberi tetesan jeruk limau.9. Sate Lilit
Sate lilit terbuat dari ikan yang dihaluskan lalu diberi tepung serta bumbu-bumbu khas Bali. Sate lilit dibuat dengan cara melilitkan daging ikan pada batang serai. Rasanya sangat khas, berpadu antara pedas, wangi, manis dan gurih dengan aroma dari batang serai. Bukan hanya sekedar nikmat, sate lilit pun sehat karena rendah lemak.10. Tum Ayam
Tum ayam adalah makanan tradisional khas Bali yang pembuatannya sama seperti pepes. Daging ayam yang dicincang dibumbui dengan berbagai rempah dan santan, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.Wow… wow… ternyata Bali memiliki macam-macam kuliner nan lezat, ya! Jadi, kalau nanti Anda berlibur ke Bali, jangan lupa cicipi makanan tradisional khas Bali, ya! Apalagi para pencinta pedas pasti jatuh cinta dengan kuliner khas Bali yang rata-rata memiliki citarasa pedas. Sedaaap….
Langganan:
Postingan (Atom)




























