Jumat, 22 Januari 2016

Kuliner Khas Jawa Timur

Makanan Khas Jawa Timur yang Enak dan Mantab

Rawon cara.media
Makanan khas dari Jawa timur itu banyak dan enak-enak lho. Tiap daerah yang ada di Jawa Timur pun memnpunyai makanan yang berbeda-beda. Misalnya kalau kita ke Lamongan ada soto khas yang menjadi makanan andalan. Dari pada penasaran, langsung kita lihat aja yuk apa aja makanan khas yang ada di Jawa Timur.

1. Soto Lamongan

Soto lamongan yang gurih
alimustikasari.com
Salah satu jenis soto yang menjadi khas kota Lamongan ini udah gampang kita jumpai di daerah lain. Ada yang bikin beda antara soto ini dengan soto yang lain lho. Namanya koya, pada tau nggak koya itu apaan? Koya itu semacam bubuk gurih yang terbuat dari kerupuk udang sama bawang putih. Kalau pengen tau rasanya soto lamongan, cari aja di kota kamu, atau kalau nggak ya main-main ke lamongan juga boleh kok.

2. Rawon

Rawon
cara.media
Udah pernah lihat makanan yang kuahnya coklat kehitam-hitaman nggak? Nah makanan yang namanya rawon ini warna kuahnya kayak gitu. Warna gelapnya didapat dari salah satu bahan yang bernama kluwek.
Kalau di Jawa Timur, rawon yang terkenal itu di daerah Pasuruan. Makanan berkuah nan menggoda ini biasanya dimakan dengan nasi, ada juga yang menambahkan bawang goreng dan kerupuk. Rawon biasanya berisi tauge, sayuran hijau, telur dan juga daging sapi. Pengen nyobain makan rawon? Cari aja di daerah kamu tinggal, atau main lah ke Jawa Timur biar dapet rasa aslinya tuh.

3. Rujak Cingur

Rujak cingur
gpswisataindonesia.blogspot.com
Kalau makan rujak kan biasanya irisan buah-buahan yang dikasih sambel gitu kan. Nah, kalau rujak cingur ini beda lho isinya. Cingur sendiri artinya adalah mulut, jadi rujak mulut sapi, hiiiii. Bahan yang ada di dalam rujak ini adalah cingur dan juga sayuran serta pelengkap lainnya. Tapi, yang bikin rasanya enak itu bumbu yang digunakan. Bumbunya terdiri dari petis, gula merah, cabe dan juga kacang tanah yang sudah digoreng. Nah, kesemua bumbu tadi diulek dan diencerkan dengan sedikit air. Rasanya sungguh mantab, apalagi kalau kamu makannya di Jawa Timur.

4. Lontong Balap

Kontong Balap Jawa Timur
resepmasakantop.com
Makanan yang satu ini bukan perlombaan ataupun kompetisi ya. Ini murni sebuah makanan yang menjadi salah satu khasnya Jawa Timur, namanya lontong balap.
Nah, lontong balap ini terdiri dari berbagai macam bahan, ada lontong, tauge, tahu goreng, lenthok, kecap, bawang goreng dan pelengkapnya sambal. Terus disiram dengan kuah yang rasanya segar dan mantab.
Makanan yang satu ini udah ada dari jaman dahulu, sebelum negara api menyerang lho. Jualannya dipikul gitu, dibawa keliling kota bersama peralatannya. Tapi sekarang jualannya udah pada punya kios sendiri, jadi nggak perlu mikul berat-berat lagi. Cobain deh makanan legendaris ini, pasti bakal kenyang tuh.

5. Gado-Gado

Gado gado yang nampak lezat dimakan
travelblog.ticktab.com
Gado-gado merupakan makanan khas Jawa Timur yang sudah terkenal akan kelezatannya. Bukan cuma orang Indonesia aja lho yang suka sama makanan ini, orang luar negeri pun juga suka sama gado-gado.
Makanan ini terbilang cukup sehat, bahannya aja terdiri dari sayuran rebus, tahu, tempe, telur, kentang dan kadang ditambahi ketupat. Terus diatasnya disiram saus kacang yang bikin rasanya makin mantab. Kalau kamu mau nyobain, mungkin di kota Kamu udah ada nih makanan semacam salad ini.

6. Tahu Tek

Tahu tek
hprasetyo.wordpress.com
Makanan yang satu ini bahan dasarnya adalah tahu, ya udah jelas juga sih kalau dilihat dari namanya. Tahu tek ini tahunya digoreng setengah matang kemudian ditambahi bahan lain seperti potongan lontong, tauge, kentang goreng dan timun. Nah, setelah itu disiramlah dengan bumbu yang terbuat dari kacang tanah goreng dan petis yang sudah dihaluskan. Cobain aja deh rasanya, biar kamu nggak penasaran lho.

7. Pecel

Pecel Madiun
bambangpriantono.wordpress.com
Makanan Enak Khas Jawa Timur yang satu ini sudah tidak diragukan lagi rasanya. Banyak sekali yang menyukai makanan ini . Di Jawa Timur sendiri makanan ini terbagi atas beberapa pecel khas daerah. Seperti percel khas Malang ada juga pecel khas kediri ada pecel khas jember. Makanan ini sangat populer karena bahan makanan yang mudah ditemukan juga selain itu rasa yang nikmat dari pecel sendiri.

8. Bakso Malang

Bakso khas kota Malang
tripdomestik.com
Ini bukan bakso biasa ya, bakso Malang ini berbeda dari bakso lainnya yang ada dipasaran. Kalau kamu penasaran cobain aja deh sendiri, taku ntar bikin kamu ngiler kalau dijabarin dimari nih.

9. Nasi Tumpang

Sego tumpang
budaya-indonesia.org
Sego tumpang atau nasi tumpang adalah makanan khas Kediri. Diberi nama nasi tumpang karena menggunakan kuah dari sambal tumpang. Sambal tumpang dibuat dari tempe yang sudah basi atau kalau orang Jawa menyebutnya tempe bosok. Tempe tersebut dimasak bersama dengan ayam, kadang ada juga yang memakai rambak atau krupuk kulit sapi.
Nah, itu dia beberapa makanan khas Jawa Timur. Kamu harus cobain semuanya ya, biar tau gimana lezatnya makanan khas Indonesia itu.

Kuliner Khas Yogyakarta

Makanan Khas Yogyakarta

1. Gudeg Yogyakarta 

Gudeg (bahasa Jawa gudheg) merupakan makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Kuliner wajib khas Yogyakarta  yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan ini memang sangat populer karena rasanya yang lezat. Sangat sukar untuk mengatakan gudeg mana yang terenak di Yogyakarta.
Gudeg Yogyakarta
Gudeg Yogyakarta
Foto: ownnews.wordpress.com
Sebagian besar dari gudeg disediakan untuk makan malam dengan jam buka mulai pukul 09.00 ketika toko-toko tutup. Karena gudeg-gudeg yang cukup ramai dijual di trotoar di depan pertokoan atau lokasi-lokasi pusat keramaian.
Ada tiga jenis gudeg, yaitu gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg manggar. Gudeg basah adalah gudeg yang disajikan dengan kuah santan nyemek yang gurih. Gudeg yang dijual pada malam hari adalah gudeg basah. Gudeg ini berkuah dan tidak tahan lama, tidak seperti gudeg kering atau kendil yang dijual sepanjang hari. Gudeg yang dijual di malam hari cenderung tidak terlalu manis dan harganya pun lebih murah.
Sedangkan gudeg kering dimasak dalam waktu yang lebih lama hingga kuahnya mengering dan warnanya lebih kecoklatan dengan rasa yang lebih manis. Sementara gudeg manggar adalah terbuat dari bunga kelapa. Namun gudeg manggar ini tidak terlalu mudah ditemukan. Salah satu gudeg yang terkenal di Yogyakarta  adalah gudeg pawon yang dijual pada saat tengah malam. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Agar gudeng berwarna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg ini dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

2. Sup Kembang Waru

Sup kembang waru ini ialah makanan yang di sajikan ketika ada hajatan-hajatan pengantin di Yogyakarta . Tidak banyak sup ini dijual di luar acara tersebut. Sup ini disediakan oleh seorang pedagang dengan pengunjung tiap hari cukup banyak. Sup ini akan ditemukan di lantai dua bagian tengah bangunan di food court pasar beringharjo.

3. Sate Klatak

Sate Klathak ialah varian sate khas imogiri. Sate klathak sedikit berbeda dengan sate umumnya. Ciri khas sate ini adalah dimasak dengan menggunakan ruji sepeda tanpa bumbu apapun namun hanya garam yang dibubuhkan selama dipanggang di atas api hingga menimbulkan bunyi gemeletak. Daging kambing yang dipotong kecil-kecil ditusuk dengan menggunakan jerusi besi sepeda. Jeruji besi ini menjadi penghantar panas yang baik sehingga daging matang hingga ke dalam. Bumbunya pun bukan menggunakan kecap seperti sate kambing umumnya. Bumbu yang dipakai hanyalah garam dengan sedikit ketumbar. Rasanya akan lebih nikmat lagi saat Anda menyantapnya bersama nasi putih yang telah disiram kuah gulai. Para penggemar pedas tinggal menambahkan irisan cabe rawit segar. Selain sate, terdapat menu tongseng dan gule di sini. Sate klathak yang terkenal adalah warung sate klathak Pak Pong di Pasar Jejeran di Jalan Imogiri Timur, Bantul, Yogyakarta.

4. Oseng - Oseng Mercon

Oseng - oseng mercon terkenal dengan rasa pedasnya. Begitu pedasnya hingga terasa panas meledak di mulut. Oseng-oseng mercon khas Yogyakarta  ini adalah tumis tetelan daging sapi, kikil, gajih, kulit, dan tulang muda yang dioseng - oseng dengan cabai rawit, hingga menimbulkan aroma kuat. Seporsi nasi panas dan oseng-oseng mercon dijual dengan harga 13.000 rupiah.
Bagi para pencinta pedas yang berkunjung ke Yogyakarta,  makanan yang super pedas ini harus anda cicipi, dengan bumbu khas dengan kepedasan yang super oseng mercon ini luar biasa enaknya saat disantap dengan nasi putih panas. Keringat bercucuran dan lidah terbakar tidak bakalan membuat kapok menyantap oseng mercon ini. Oseng-oseng ini dijual oleh beberapa warung di sepanjang Jl. KH A.Dahlan. Dan Oseng - oseng mercon yang paling terkenal lezat adalah oseng-oseng mercon Bu Narti yang berlokasi di depan gule kepala ikan Mas Agus (sebelah kiri jalan masuk ke SMA Muhammadiyah Lima)

5. Tempe Benguk

Tempe benguk ini dibuat menggunakan biji benguk, yaitu tanaman sejenis koro yang bernama latin Mucuna Pruriens. Dalam tempe ini terdapat cita rasa gurih memikat dari santan dan bumbu yang menyerap kedalam tempe benguk. Besengek Tempe biasanya benguk akan tambah nikmat bila dinikmati bersama geblek.

6. Bakmi Jawa

Bakmi jawa berbeda dengan mi goreng atau mi rebus pada umumnya. Bakmi jawa adalah bakmi rebus (atau bakmi godhog) yang dimasak dengan bumbu khas masakan jawa yang dimasak di atas anglo dengan api arang. Bakmi Jawa menggunakan dua macam mie dalam satu masakan yaitu mi kuning basah dan bihun, menggunakan telur bebek dan taburan bawang goreng beserta seledri. 
Bakmi jawa dimasak dengan campuran ayam, kol, telur, tomat. Kuahnya yang gurih, membuat bakmi jawa terasa sangat nikmat. Bakmi jawa ditemui di banyak tempat di Yogyakarta. Ciri khas yang lain, bakmi jawa dimasak dengan menggunakan tungku arang yang dimasak perporsi untuk mempertahankan rasa. Selain mi goreng dan mi rebus, akan ditemukan Magelangan, yaitu nasi goreng yang dimasak dengan mie dan juga mi goreng nyemek (mi goreng dengan masih tersisa sedikit air kaldunya).  Adapun Bakmi Jawa yang sangat terkenal di Jogja adalah:
  • Bakmi KADIN, di jalan Kusumanegara. Sambil menikmati maknanan, kamu bisa mendengar alunan keroncong live disini. Selain itu, juga disediakan minuman bajigur panas yang sudah langka dijual di tempat lain.
  • Bakmi Pele. Bakmi Pele berlokasi di pojok alun-alun utara Yogyakarta, dekat dengan Pagar Keraton.
  • Bakmi Mbah Mo. berlokasi agak jauh di Dusun Code Manding, jalan Bantul. 
  • Bakmi Pak Tris juga berada di pasar di Dusun Code Manding, jalan Bantul.
  • Bakmi Jokteng Wetan.

7. Mangut lele Mbah Marto

Mangut lele merupakan makanan khas Mataraman (Yogya - Solo) dan Semarang - Kendal. Sebelum dimasak, ikan lele terlebih dahulu ditusuk dengan pelepah daun kelapa lalu dibakar di atas tungku dengan menggunakan kayu bakar. Setelah lele matang lalu dimasak dengan kuah santan yang gurih dan pedas seperti gulai. Daging lelenya terasa kesat, pedas, dan terasa khas masakan tungku. Sedangkan kuahnya terasa gurih, asam, sekaligus pedas. Mangut lele yang terkenal di Jogja adalah Mangut Lele Mbah Marto, di Dusun Nengahan, Ngiring-Ngiring, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Nama warungnya sendiri adalah Warung Sego Gudeg Geneng Mbah Marto.

8. Brongkos

Sayur brongkos terbuat dari tahu, tempe, dan kacang tolo yang dipadukan dengan kuah santan kental dan kaldu daging segar. Kuahnya berwarna hitam karena menggunakan keluwak. Rasa manis, gurih, dan pedas berpadu dengan apik menghasilkan rasa yang sangat lezat. Brongkos yang terkenal di Jogja adalah Brongkos Bu Padmo di di Tempel, Sleman (di bawah jembatan Krasak) dan brongkos dari RM Handayani di dekat alun-alun selatan.

9. Sego Pecel (SGPC) 

Sego Pecel atau disingkat SGC ini adalah nasi pecel. Pecel merupakan kuliner khas Jawa Tengah dan Jogja. Sayur-sayuran seperti tauge, kangkung, bayam, kacang panjang dan lain-lain disiram dengan bumbu pecel yang terbuat dari kacang. Sego pecel yang terkenal di kota Jogja adalah Sego Pecel Bu Wiryo yang dijual di sekitar kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Keunggulan dari sego pecel Bu Wiryo ini adalah rasa bumbu pecelnya yang memiliki perpaduan manis dan pedas yang pas. Untuk lauknya, tersedia berbagai gorengan seperti tempe, tahu, kerupuk gendar, kerupuk aci, telor ceplok, bakwan dan lain sebagainya.

10. Soto Sulung Stasiun Tugu

Soto Sulung Stasiun Tugu merupakan soto sulung yang telah melegenda di Jogja. Soto yang telah dijual sejak tahun 1968 ini berisi daging sapi dan jeroan sapi dengan kuah yang pekat plus potongan telur rebus. Keistimewaan Soto Sulung Stasiun Tugu ini terletak pada dagingnya yang empuk, tidak amis, dan bumbu yang meresap sempurna. Ditambah perasan jeruk nipis dan sambal, menambah nikmatnya makanan yang satu ini. Warung soto yang berlokasi di kios area parkir selatan Stasiun Tugu ini kini telah memiliki berbagai cabang di penjuru Yogyakarta.

Kuliner Khas Jawa Tengah

1. Tempe Mendoan
Mendoan adalah salah makanan khas Jawa Tengah daerah Banyumas. Banyumas yang terkenal dengan wisata alam Baturaden, terkenal dengan mendoan. Mendoan dibuat dari tempe yang cukup lebar, kemudian dilumuri dengan tepung yang sudah dicampuri bumbu khas, lalu digoreng tidak sampai kering atau mendo. Biasanya mendoan disajikan dengan sambal khas atau cukup dengan cabe rawit (nyigit).
makanan khas jawa tengah Mendoan Banyumas
Mendoan
2. Telur Asin
Siapa yang pernah berkunjung ke Brebes? Disepanjang jalan pantura di daerah Brebes, berjajar toko telur asin. Itulah salah satu makanan khas Jawa Tengah di Brebes. Brebes memang sentra penghasil telur bebek terbesar di Jawa Tengah. Selain rasanya yang enak, telur asin juga kaya akan gizi seperti protein dan vitamin. Cocok banget buat sobat yang mau ngasih oleh-oleh setelah berwisata.
makanan khas jawa tengah telor asin brebes
Telor Asin
3. Brekecek
Apalagi ini, dari namanya mungkin terdengar aneh. Padahal kalau sobat udah dikasih brekecek, dijamin akan ketagihan. Brekecek adalah makanan khas Jawa Tengah Daerah Cilacap. Cilacap yang terkenal dengan Teluk Penyu dan Nusakambangan memang terkenal dengan hasil lautnya. Brekecek dibuat dari bahan utama yaitu ikan pathak atau ikan jahan. Kalau sobat pernah nyobain rica-rica, rasanya hampir-hampir seperti itu.
makanan khas jawa tengah cilacap brekecek
Brekecek
4. Sroto Purbalingga
Dari namanya pasti sudah tahu dari daerah mana, makanan satu ini sangat khas Purbalingga. Sroto sebutan daerah Purbalingga untuk Soto menjadi satu yang terlaris karena memiliki cita rasa tersendiri dibandingkan dengan yang lain. Satu ciri khas sroto Purbalingga adalah taburan kacang dan kerupuk putihnya. Oleh karenanya ada satu jenis Sroto Purbalingga paling terkenal adalah Sroto Kriyik, sebab kalau dimakan bunyi kriyik-kriyik.
sroto purbalingga makanan khas jawa tengah
Sroto Purbalingga
5. Sup Senerek
Sup Senerek adalah makanan khas Jawa Tengah untuk daerah Magelang. Katanya neh, sup senerek ini sudah ada sejak zaman belanda. Waw, berarti sudah ada sejak zaman nenek moyang kita dong. Kuliner satu ini memang khas banget untuk daerah dingin seperti Magelang dan paling enak kalau disantap selagi panas. Ini beberapa rumah makan yang menyajikan menu Sup Senerek seperti Rumah Makan Pak Parto di Pertokoan Rejo Mulyo C no 12, Jalan Ikhlas serta warung senerek Bu Atmo di Jalan Mangkubumi.
sup senerek magelang makanan khas jawa tengah
Sup Senerek
6. Mangut Beong
Masih kuliner khas Magelang, yaitu mangut beong. Sejenis ikan lele tapi bukan lele, terus apa dong? Cobain sendiri aja ya sobat.hehehe. Hidupnya beong di sungai-sungai dan merupakan ikan khas sungai progo. Jika dirasakan, dagingnya kurang lembut dan tidak mudah hancur. Katanya lagi sobat, ikan beong sangat kaya kandungan protein. Kalau mau mencoba langsung mangut ikan beong khas Kota Magelang, langsung saja sobat ke sekitar borobudur-salaman, yaitu desa Bumen, kelurahan Kembanglimus.
mangut beong makanan khas magelang jawa tengah
Mangut Beong
7. Dawet Ireng Purworejo
Dawet ireng adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah daerah Purworejo. Berbeda dengan dawet pada umumnya yang berwarna hijau, sesuai dengan namanya dawet ireng berwana ireng atau hitam. Warna hitam pada cendol berasal dari pewarna alami berupa abu bakar jerami yang dicampur dengan air dan dicampurkan dalam pembuatan cendol. Rasa dawet ireng sendiri sangat lezat dan memiliki manfaat untuk mengatasi panas dalam.
dawet ireng makanan khas jawa tengah dari purworejo
Dawet Hitam Purworejo
8. Tahu Petis
Tahu petis adalah makanan khas Jawa Tengah daerah Semarang. Tahu petis bisa dihidangkan untuk lauk maupun sebagai cemilan. Dinamakan tahu petis karena berbahan dasar tahu pong yang digoreng dan disajikan dengan bumbu petis berupa saus hitam.
tahu petis semarang makanan khas jawa tengah
Tahu Petis
9. Sego Liwet
Sego Liwet atau nasi liwet biasa ditemukan di daerah Solo Jawa Tengah. Makanan satu ini sangat khas Solo, terbuat dari beras yang diliwet yaitu dimasak dengan santan, garam, serai dan diberi daun salam. Ditambah lagi dengan lauk berupa ayam dan telur, makin menambah nikmat dan gurih sajian nasi liwet solo.
nasi liwet sego liwet solo jawa tengah
Nasi Liwet
10. Sambel Lethok
Sambel lethok atau sambel tumpang adalah sambel yang dibuat dari tempe yang hampir membusuk. Jangan ditanya rasanya sobat, rasanya sangat enak dan bikin ketagihan. Biasanya, sambel tumpang atau lethok di sajikan bersama dengan makanan yang seperti tahu, tempe, kikil, bubur dan lainnya. Oya, sambel lethok ini adalah makanan khas daerah Boyolali Jawa Tengah. Baca juga: Pilihan tempat wisata murah di Bandung
sambal lethok boyolali jawa tengah
Sambal Lethok
11. Tahu Susu.
Masih dari kawasan Boyolali, satu yang sangat terkenal dari Boyolali adalah susunya. Susu sapi sebagai komoditas utama daerah Boyolali, sehingga tidak heran banyak olahan yang berbahan dasar susu seperti tahu susu salah satunya. Berbeda dengan tahu kebanyakan yang terbuat dari kedelai, tahu susu benar-benar terbuat dari susu. Susu pertama dari sapi yg baru melahirkan segera diambil dan dipisahkan karena masih kental lalu dikukus atau direbus.
makanan khas tahu susu boyolali jawa tengah
Tahu Susu
12. Nasi Grombyang
Nasi grombyang adalah makanan khas daerah Pemalang. Dinamakan dengan grombyang karena dalam penyajiannya airnya sangat banyak daripada isinya atau dalam istilah Pemalang disebut dengan grombyang-grombyang. Untuk sobat yang belum tahu, Nasi grombyang seperti soto atau rawon.
nasi grombyang pemalang makanan khas jawa tengah
Nasi Grombyang
Demikian 12 Makanan Khas Jawa Tengah terlaris menurut kami, mudah-mudahan menambah wawasan sobat dalam berwisata kuliner di Indonesia.

Kuliner Khas Jawa Barat

Jajanan Tradisional khas Jawa Barat

jajanan-pasar
Jajanan Tradisional Khas Jawa Barat

“Sudah pernah makan ali agrem atau putri noong?”

“Eh, makanan apa tuh? Kalau rainbow cake gue tau…”

Semasa saya masih kanak-kanak, saya tidak mengenal kue-kue seperti rainbow cake, macaroon, ataupun cupcake. Kue yang saya kenal ya jajanan pasar model lemper atau kue nagasari. Hmm, anak-anak jaman sekarang masih kenal nggak ya dengan jajanan tradisional? Tapi, walaupun jaman sudah berubah dan kehadiran kue-kue dari negara lain jadi ngetrend di Indonesia, saya tetap suka dengan jajanan tradisional. Dan tentu saja sebaiknya kita pun mengenal jajanan tradisional kita sendiri (terutama karena kita sering makan sembari tidak tahu namanya apa). Klikers, berikut 12 jajanan tradisional khas Jawa Barat yang wajib Anda ketahui:

1. Colenak

Colenak
Colenak
Colenak berasal dari singkatan “dicocol enak”. Penganan khas tanah Parahyangan ini terbuat dari peuyeum (tape singkong) yang dibakar. Colenak ini disantap dengan cara dicocolkan pada gula jawa cair yang dicampur dengan serutan kelapa. Kudapan ini diperkenalkan oleh Aki Murdi pada tahun 1930.

2. Comro/combro dan misro

Comro
Comro
Merupakan singkatan dari oncom di jero (jero artinya ‘dalam’ dalam bahasa sunda). Comro atau combro dibuat dari parutan singkong yang bagian dalamnya diisi dengan sambal omcom yang kemudian digoreng. Bentuknya bulat agak pipih dan rasanya gurih pedas.
Misro
Misro
Selain comro, dikenal juga misro atau amis di jero (amis artinya manis dalam bahasa sunda). Misro ini mirip dengan comro hanya saja dalamnya diisi dengan gula merah.

3. Awug

Awug
Awug
Awug merupakan salah satu jajanan khas Bandung yang terbuat dari tepung beras dan kelapa yang dikukus dengan gula merah. Agak mirip dengan kue putu. Awug ini biasanya dikukus dalam wadah yang berbentuk kerucut (mirip nasi tumpeng). Rasanya manis legit dan lebih enak bila disantap saat masih hangat.

4. Gemblong

Gemblong
Gemblong
Jajanan tradisional yang satu ini terbuat dari tepung beras ketan yang diuleni hingga kalis lalu dibentuk bulat/lonjong. Adonan gemblong yang sudah dibentuk bulat lonjong ini lalu digoreng dan setelah dingin dilapisi dengan gula aren. Teksturnya agak keras dan rasa manisnya cukup legit.

5. Cireng dan cilok

cireng
cireng
Cireng adalah singkatan dari aci digoreng, sedangkan cilok adalah aci dicolok. Sesuai dengan namanya, cireng terbuat dari tepung aci/tapioka yang diberi bumbu lalu digoreng. Dengan berkembangnya jaman, pengolahan cireng menjadi semakin inovatif. Kini ada cireng dengan berbagai macam isi, mulai dari keju, daging ayam, sosis, barbeque. Ada juga rujak cireng yaitu cireng dicocol dengan bumbu kecap cengek.
Cilok
Cilok
Sedangkan cilok atau aci dicolok diolah dengan cara tepung aci yang telah dibumbui lalu dibentuk bulat dan direbus. Cilok ini ditusuk-tusuk sehingga mirip sate lalu dimakan dengan bumbu kacang atau saus sambal.

6. Serabi oncom

Serabi Oncom
Serabi Oncom
Serabi atau surabi adalah penganan yang dibuat dari tepung beras. Jika biasanya surabi disandingkan dengan kuah santan dan gula merah, maka surabi oncom ini diberi topping oncom di bagian atasnya.

7. Bandros

Bandros
Bandros
Bandros adalah makanan khas Jawa Barat, tepatnya dari Sukabumi, yang terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan santan. Bentuknya mirip dengan kue pukis karena memang menggunakan cetakan yang serupa. Namun tentu saja rasanya berbeda dengan pukis yang memiliki citarasa manis. Bandros memiliki rasa gurih kelapa/santan. Ada juga bandros manis yang bagian atasnya ditaburi gula putih.

8. Ali agrem

Ali Agrem
Ali Agrem
Bentuknya mirip dengan donat hanya saja ukurannya lebih kecil. Ali agrem merupakan santapan tradisional Jawa Barat yang terbuat dari adonan tepung beras, kelapa sangrai, dan gula merah yang digoreng. Dinamakan ali agrem karena bentuknya seperti ali atau cincin yang melingkar. Ali agrem ini biasanya disuguhkan pada acara-acara pernikahan. Di tanah betawi, ali agrem ini dikenal dengan nama kue cincin.

9. Wajit Cililin

wajit cililin
wajit cililin
Wajit adalah penganan yang dibuat dari gula kawung atau gula aren, kelapa, gula putih, beras ketan dan vanili. Semua bahan ini lalu disatukan dan diaduk di dalam wajan hingga masak dengan menggunakan api tungku. Wajit yang sudah masak lalu dibungkus dengan daun jagung kering lalu dijemur hingga kering. Karena dijemur itulah wajit memiliki tekstur agak kering di bagian luarnya dan lembut bagian dalamnya. Karena kepopulerannya, tak heran bila wajit cililin ini masih senantiasa diproduksi oleh para perajinnya.

10. Leupeut

leupeut
leupeut
Nah, yang tidak biasa berbahasa sunda biasanya bakalan salah saat mengucapkan lafal ‘eu’ pada kata leupeut ini. Leupeut (bukan lepet) adalah penganan yang terbuat dari beras atau ketan yang dibungkus dengan daun pisang atau daun kelapa yang dilipat lalu diikat. Leupeut ini bisa diisi kacang ataupun oncom. Sekilas, leupeut ini mirip dengan lontong. Rasanya pun mirip. Hal yang membedakan leupeut dengan lontong terutama adalah dari cara membungkusnya.

11. Gurandil

Gurandil
Gurandil
Gurandil dibuat dengan bahan dasar tepung tapioka yang dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil yang diberi pewarna. Biasanya sih diberi warna hijau atau merah muda sehingga tampilannya menjadi lebih menarik. Adonan ini lalu dikukus dan disajikan dengan parutan kelapa. Gurandil ini mirip dengan kue tradisional cenil.

12. Putri Noong

putri noong
putri noong
Noong dalam bahasa sunda artinya: mengintip. Kue putri noong ini dibuat dari bahan dasar singkong dan pisang. Adonan singkong yang diparut dan diberi pewarna lalu bagian tengahnya diberi buah pisang. Adonan ini lalu dikukus dan setelah matang disajikan dengan kelapa parut.
Dari 12 jajanan tradisional khas jawa barat yang sudah disebutkan di atas, manakah yang menjadi kesukaan Klikers? Sudah pernah coba semuanya? Hmm, bagi yang belum pernah mencicipi, ayo kita berburu jajanan tradisional sewaktu sedang jalan-jalan atau berlibur di Bandung! Semuanya dijamin ngeunah alias enak!

Kuliner Khas Jakarta

1.   Kerak Telor2)

gambar kerak telor, gambar makanan khas betawi, kerak telor
Kerak telor merupakan makanan khas Betawi yang sangat terkenal terutama pada saat acara Pekan Raya Jakarta. Kerak telor hampir mirip dengan martabak, perbedaanya terletak pada isi dan cara memuatnya. Isi kerak telor adalah ketan dan ubi. Cara memasak kerak telor, yaitu dengan dipanaskan di atas tungku arang.

 2.   Nasi Uduk1)

nasi uduk, gambar nasi uduk, gambar makanan khas betawi
Hampir semua masyaraka Jakarta (sekalipun bukan orang Betawi) mengenal nasi uduk. Nasi uduk sangat familiar sebagai sarapan di Jakarta. Mirip dengan nasi liwet, nasi uduk yang terbuat dari beras putih dimasak bumbu-bumbu. Bumbu-bumbu nasi uduk tersebut seperti garam, santan, daun serai, daun salam, dan daun jeruk. Rasa nasi uduk sangat lezat dan gurih. Nasi uduk biasa dimakan dengan telur dadar yang diiris, semur jengkol, ayam goreng, empal, kentang balado, dan sambal kacang.

 3.   Nasi Ulam3)

nasi ulam, gambar nasi ulam, gambar makanan khas betawi
Nasi ulam merupakan makanan khas Betawi yang juga mendapat pengaruh dari budaya kuliner Cina. Nasi ulam biasanya memakai nasi pera yang disiram dengan semur kentang/ semur tahu/ semur telur. Nasi ulam juga ditambah dengan cumi asin goreng, bihun goreng, telur dadar iris, dan perkedel kentang. Nasi ulam bertambah nikmat dengan tambahan daun kemangi, sambal, bawang goreng, dan taburan kacang tanah tumbuk.

 4.   Ketupat Sayur/ Lontong Sayur3)

ketupat sayur, gambar ketupat sayur, gambar makanan khas betawi
Ketupat sayur merupakan makanan khas Betawi yang biasa dijadikan sebagai menu sarapan. Ketupat sayur terbuat dari irisan ketupat/ lontong dengan kuah santan yang gurih. Taburan ketupat sayur berupa bawang goreng, kacang kedelai, dan kerupuk/emping

 5.   Gado-gado3)

gado-gado, gambar gado-gado, gambar makanan khas betawi
Gado-gado merupakan salah satu kuliner kebanggan Indonesia. Orang asing menyebut gado-gado dengan sebutan ‘seladanya orang Indonesia’. Gado-gado berisi lontong/ ketupat, sayuran, kerupuk dan bawang goreng. Gado-gado bisa disantap pada saat sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Di Jakarta, banyak sekali penjual gado-gado.

 6.   Ketoprak2)

ketoprak, gambar ketoprak, gambar makanan khas betawi
Ketoprak terbuat dari ketupat atau lontong yang berisi bihun, toge, dan tahu. Ketoprak Betawi dengan rasa yang lezat ini disiram dan diaduk dengan sambal kacang. Ketoprak juga ditaburi dengan kerupuk. Makanan khas Betawi ini termasuk makanan berat yang agak ‘ringan’.

 7.   Semur Jengkol1)

semur jengkol, gambar semur jengkol, gambar makanan khas betawi
Semur jengkol merupakan satu-satunya makanan khas betawi yang tak terbantahkan lagi keasliannya. Masakan khas betawi yang lain mungkin ada kembarannya di daerah lain tetapi semur jengkol hanya ada di daerah Betawi saja. Orang Betawi mampu membuat jengkol menjadi hidangan semur yang lezat. Untuk menghilangkan baunya, jengkol biasa di rendam di air kapur atau air dari rebusan tangkai padi. Dahulu, daerah Pondok Gede dan Lubang Buaya merupakan daerah di Jakarta yang banyak terdapat pohon jengkol.

 8.   Laksa Betawi1)

laksa betawi, gambar laksa betawi, gambar makanan khas betawi
Laksa berasal dari daerah Cibinong yang kemudian merambah ke Jakarta dengan sebutan Laksa Betawi. Pengusaha Laksa Betawi biasanya orang Cina Betawi. Laksa merupakan jenis makanan sepinggan yang berkuah. Laksa berisi bihun, telur, perkedel, daun kemangi, dan daun kucai. Kuliner yang mendapat pengaruh dari Cina ini memiliki citarasa yang gurih dan manis.

 9.   Pindang Bandeng1)

Pindang bandeng hampir menyerupai semur tetapi ada penambahan belimbing wuluh. Rasa pindang bandeng sangat lezat dan segar. Sama dengan nasi uduk, biasanya pindang bandeng disantap saat sarapan dan dimasak pada sore hari sebelumnya.

 10.  Soto Betawi2)

soto betawi, gambar soto betawi, gambar makanan khas betawi
Soto Betawi berkuah santan dengan isi daging sapi, tomat, dan kentang. Rasa soto betawi ini sangat lezat dan gurih. Daging soto betawi terasa empuk, dan kuahnya terasa gurih. Makanan sepinggan khas betawi ini sangat cocok disantap dengan nasi putih sebagai makan siang.

 11.  Soto Tangkar1)

soto tangkar, gambar soto tangkar, gambar makanan khas betawi
Makanan khas yang satu ini lahir pada masa penjajahan Belanda. Pada saat itu, orang Betawi hanya mampu membeli iga sapi yang sedikit dagingnya (tangkar). Kemudian, orang Betawi menyulapnya menjadi soto yang enak. Kini, soto tangkar ditambah dengan daging dan jeroan. Soto tangkar berkuah santan tetapi rasanya tidak terlalu ‘berat’.

Kuliner Khas Banten

Makanan Khas Tangerang Banten

Banten merupakan kota industri dan pariwisatanya. Selain itu, kota industri Banten juga banyak menyimpan makanan khas yang cukup menggugah selera. Tidak lengkap rasanya mengunjungi pantai di Banten seperti Pantai Anyer, Pantai Carita, Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sawarna, dan pantai-pantai lainnya tanpa mencicipi makanan khas Banten. Berikut ini adalah beberapa makanan khas yang ada di banten.

Makanan Khas Tangerang Banten

Makanan Khas Tangerang

Laksa tangerang

Laksa Tangerang menggunakan mie berwarna putih yang terbuat dari beras dan ukurannya sedikit besar. Tekstur mienya cenderung lebih kasar tidak terlalu lentur dibandingkan dengan mie kuning. Rasa kuahnya gurih nikmat namun tidak bikin eneg meskipun menggunakan santan. Ketimbang laksa Bogor ataupun laksa Betawi, isi laksa Tangerang lebih sederhana, cukup dengan mi putih yang berukuran sedikit besar kemudian disiram dengan kuah sayur yang menggunakan kacang hijau dengan taburan daun kucai dan sepotong daging ayam. Daging ayam pada laksa Tangerang ini telah dibakar terlebih dahulu karena ada jejak gosong di beberapa bagian dan aroma sangit saat dimakan. Ini membuat tekstur rasa di lidah yang unik dan tentu saja nikmat. Saat disantap, terasa jejak kasar pada kuahnya karena ada taburan kelapa parut seperti serundeng di dalam kuahnya. Warna kuahnya tidak terlalu kuning seperti laksa Boro atau Betawi. 
Dulunya, penjual laksa di Tangerang bisa dijumpai di pinggir-pinggir jalan Kota Tangerang. Tapi sekarang penjual laksa sudah dikumpulkan menjadi satu di daerah bernama kawasan kuliner laksa tangerang, yang berada di ujung jl. Moh. Yamin atau yang biasa dikenal dengan LP Wanita Dewasa Tangerang.

Jojorong

Jojorong berbahan dasar tepung sanji, tepung beras, dan juga gula merah. Rasanya unik dan khas. Kue Jojorong dibungkus dengan daun. Jika kamu tertarik untuk membuat kue jojorong, berikut caranya.

Cara Membuat Jojorong

Siapkan 
* Tepung beras kurang lebih 2 ons
* Gula merah serut 2 setengah ons
* Air daun suji dan pandan 50 cc
* Santan encer 750 cc
* Garam secukupnya
* Tepung kanji 2 sdm
* Santan kental dari air kelapa 200 cc
Setelah bahannya siap, cara pembuatannya adalah:
1. Campurlah tepung beras, tepung kanji, garam dan juga air suji sampai merata.
2. Siapkan sebuah wadah kecil seperti cangkir atau bisa juga daun pisang.
3. Masukkan gula merah dan bahan adonan sampai 3 perempat.
4. Campurkan tepung kanji dan juga santan sampai merata.
5. Masukkan ke dalam daun pisang lalu kukus sekitar 5 menit.

Gerem Asem

Gerem Asem adalah makanan yang menyegarkan yang sangat pas kalau disantap saat sedang cuaca panas. Makanan yang satu ini punya ciri khas yaitu rasa pedas dan rasa asam. Makanan ini dibuat dengan bahan dasar daging ayam atau bebek.
Untuk membuat gerem asem, siapkan bebek atau ayam siapkan juga untuk bumbunya seperti 250 gram cengkeh dan 250 gram bawang merah lalu garam minyak sayur daun salam dan gula merah. Setelah semua bahan tersedia, potong bebek dan buang bulunya lalu dipanggang hingga lemaknya keluar, buang juga bagian tunggir, karena dapat menyebabkan makanan bau apek. Lalu haluskan bumbu bumbu setelah halus bebek dan bumbu dicampur dan diaduk- aduk, lalu di masak. Biarkan tanpa air kurang lebih 7 menit. Setalah itu tuangkan air secukupnya. Tuangkan air lagi kalau airnya mulai habis, lalu rasakan apakah bebeknya sudah empuk atau perlu ditambah bumbu apalagi.

Sate bandeng

Sate bandeng adalah merupakan makanan khas yang sudah sangat populer. Sate Bandeng memiliki kelebihan di banding sajian ikan yang lainnya, yang akan mengundang pembeli untuk selalu mendapatkannya jika sedang berkunjung ke Serang. Berbeda dengan ikan bandeng biasa, daging sate bandeng empuk dan tidak bertulang. Karena kekhasannya, sate bandeng merupakan oleh-oleh dari Banten.
Sejarahnya, sate bandeng muncul dari juru masak kerajaan Banten zaman dulu yang mencari cara bagaimana menyajikan masakan ikan bandeng lezat tanpa ada duri di dalamnya. Dulu, saking istimewanya, sate bandeng awalnya hanya disajikan untuk kalangan kesultanan, tamu-tamu penting sultan, dan merupakan menu wajib pada saat hari-hari besar seperti Maulid Nabi dan lainnya.
Ada banyak pilihan sate bandeng yang bisa anda pilih untuk dijadikan oleh-oleh setelah mengunjungi Banten. Dan untuk satu ekor satu ekor sate bandeng biasanya dihargai Rp30.000. Varian rasanya pun bermacam-macam dan bisa kamu pilih sesuai selera.
Biasanya proses pembuatannya diawali dengan membersihkan ikan bandeng dari isi perutnya, kemudian pisahkan daging ikan dari kulitnya untuk dilumat atau digiling hingga halus. Jangan lupa sisihkan kulit ikan bandeng untuk digunakan sebagai pembungkus adonan daging ikan nantinya.

Cara Membuat Sate Bandeng

Siapkan:
* 2 ekor ikan bandeng
* 150 gram kelapa parut
* 1 butir kelapa
* 125 ml santan
* 2 telor
* Minyak goreng
Bahan Bumbu:
* 4 cabai merah
* Kunyi bakar
* 8 bawang merah
* 3 siung bawang putih
* 1 cm jahe
* 2 cm lengkuas
* 1 sendok teh air asam jawa dari 1 sendok teh asam jawa dan 1 sendok makan air, dilarutkan
* 1/2 sendok makan garam
* 1 sendok makan gula pasir
Setelah bahannya sudah terkumpul, berikut cara membuat sate bandeng:
* Bersihkan ikan terlebih dahulu sebelum diolah.
* Keluarkan tulang dan dagingnya dari insang perlahan, agar kulit tidak robek.
* Sangrai daging ikan, setalah itu buang durinya.
* Kalau sudah tidak ada duri, haluskan daging bandeng.
* Setelah itu, panaskan minyak. Lalu tumis bumbu halus hingga harum.
* Campur bumbu tumis, daging ikan, kelapa sangrai, dan telur, diaduk rata.
* Daging yang telah dihaluskan dicampur dengan bumbu rempah-rempah dan santan, diaduk hingga menyatu, setelah itu masukkan daging adonan ikan bandeng tersebut ke dalam kulit ikan bandeng yang telah disisihkan tadi. Lumuri bagian luarnya dengan sisa isi. Jepit dengan bambu yang dibelah dua. Dan poses pembakaran pun siap dilakukan.
* Panggang di atas panggangan yang dioles minyak sampai padat. Bakar kembali sambil dioles santan kental sampai kecokelatan dan matang. Dalam proses pembakaran, sebaiknya bambu yang dibelah dua sebagai penjepit, karena ini akan membantu dan mempermudah melakukan pembakaran, dan agar sate bandeng matang merata, gunakanlah batok kelapa sebagai pembakarnya. Proses pembakaran sate bandeng ini adalah kurang lebih 30 menit.

Sate Bebek Khas Cibeber

Sate bebek merupakan makanan khas Banten yang ada di Cibeber. Makanan Banten yang satu ini selalu menjadi buruan para wisatawan maupun warga lokal yang tinggal di Banten. Salah satu warung sate Bebek yang terkenal adalah sate bebek H.Syamsudin yang terletak di jalan Abdul Latif, Sumur Pecung, Serang. Bahan yang digunakan untuk membuat sate bebek adalah 500 gr daging bebek, haluskan, 3 sdm minyak goreng, untuk menumis, 5 lbr daun salam, 1 ruas jari lengkuas, memarkan, 10 lbr daun jeruk, iris halus, 3 btg serai, iris halus, 50 ml santan kental, 100 gr kelapa sedang, kupas, parut memanjang, 1 sdt penyedap rasa, jika suka, 1 sdm gula merah sisir, 1/2 sdt merica hitam, tumbuk kasar dan 30 btg serai, bersihkan, ambil bagian putihnya sedangkan bumbunya 3 siung bawang putih, 5 btr bawang merah, 1 ruas jari kunyit, 1 ruas jari jahe, 10 btr kemiri, 1 sdt ketumbar dan Garam secukupnya.

Nasi Sumsum 

Nasi sumsum khas Banten ini adalah perpaduan nasi dan sumsum tulang sapi ataupun kerbau. Cara pembuatannya sendiri cukup mudah, pertama campurkan nasi masak dengan bumbu yang terbuat dari campuran cabai merah, bawang putih, bawang merah, penyedap rasa dan rempah-rempah khas. Kemudian aduk keduanya hingga merata, langkah selanjutnya membungkus nasi dan disisipi sumsum ke dalamnya. Kemudian bungkusn dengan daun pisang agar aromanya semakin sedap. Selanjutnya adalah pembakaran, proses pembakaran nasi sendiri bertujuan untuk mengaslikan aroma.
Nasi sumsum yang dibakar pun telah siap disajikan. Hidangan yang satu ini sangat cocok disantap ketika masih hangat. Rasa gurih dari sumsum yang meleleh di antara nasi panas. Satu porsi nasi sumsum diberi harga Rp12.000.-

Kuliner Khas Lampung

Seruit

Seruit adalah makanan yang bisa dinikmati bersama-sama, saat masyarakat Lampung berkumpul dalam acara pernikahan, acara adat, atau acara keagamaan. Bagi Lampung Pepadun, seruit adalah makanan pokok. Namun, kebiasaan makan seruit tidak dimiliki oleh semua masyarakat adat. Hanya dilakukan secara turun termurun bagi beberapa masyarakat.   
  
Makanan Khas Lampung Seruit
Gambar : tabloidkuliner.com
Seruit merupakan masakan ikan yang digoreng atau dibakar dan dicampur sambal terasi, tempoyak, atau mangga. Jenis ikan adalah ikan sungai besar, seperti belide, baung, layis, dan lain-lain, serta ditambah lalapan. 
Di Lampung, salah satu rumah makan yang menyediakan menu seruit adalah Rumah Makan Rusdi Gendut, yang terletak di Jalan Pangeran Tirtayasa Sukabumi, Bandar Lampung. Rumah makan milik Rusdi ini adalah rumah makan yang berdiri pada Januari 2010. Karena di Lampung sangat jarang rumah makan yang menjual makanan khas Lampung, Rusdi pun berusaha untuk memulainya. Ia ingin melestarikan tradisi makan seruit. 
Untuk membuat seruit, ada beberapa tahap yang harus dilakukan. Pertama, ikan yang sudah disediakan terlebih dahulu dibumbui dengan bumbu yang sudah dihaluskan. Bumbunya berupa bawang putih, garam, kunyit, dan jahe. Setelah itu, ikan pun dibakar selama sepuluh menit. Saat sudah setengah matang, ikan diolesi dengan kecap manis dan campuran bumbu dari bawang putih, garam, dan ketumbar. Sementara, sambal untuk campuran seruit adalah cabai merah, cabai kecil, garam, micin, rampai, dan terasi baker. Bahan sambal ini lalu ditumbuk hingga halus.
Setelah semua selesai, seruit siap disantap dengan nasi panas dengan tambahan tempoyak dan lalapan seperti daun kemangi, terong bakar, jambu monyet, dan jengkol. 

Tempoyak

Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak dikenal di Indonesia (terutama di Sumatera dan Kalimantan), serta Malaysia. Adonan tempoyak dibuat dengan cara menyiapkan daging durian yang tidak terlalu banyak mengandung gas dan air. Durian yang dipilih diusahakan agar yang sudah masak benar. Kemudian daging durian dipisahkan dari bijinya, setelah itu diberi garam sedikit. Setelah selesai, lalu ditambah dengan cabe rawit yang bisa mempercepat proses fermentasi. Setelah selesai, adonan disimpan dalam tempat yang tertutup rapat. Diusahakan untuk disimpan dalam suhu ruangan. Kamu juga bisa memasukkan adonan ke dalam kulkas(bukan freezer-nya), namun fermentasi akan berjalan lebih lambat.
Tempoyak yang berumur 3 samapai 5 hari cocok bisa untuk dibuat sambal karena sudah asam, namun masih ada rasa manisnya. Sambal tempoyak biasanya dipadukan dengan ikan teri, ikan mas, ikan mujair, ataupun ikan-ikan lainnya.
Untuk membuat sambar sambal dari olahan tempoyak, pertama campurkan tempoyak (seperlunya) dengan bawang putih, bawang merah, dan cabe yang telah dihaluskan atau dipotong kecil-kecil. Tambahkan sedikit gula sebagai pengganti penyedap rasa. Goreng sekitar 2 sampai 3 menit dengan minyak goreng secukupnya, untuk melayukan bahan-bahan tersebut. Setelah layu, tempoyak siap dihidangkan hangat-hangat.

Resep lain untuk membuat sambal dari olahan tempoyak 

Bahan : 

200 gram daging duren, diamkan dalam stoples selama 4 hari 
5 butir bawang merah 
2 cm kunyit 
2 cm lengkuas 
1 tangkai serai, dimemarkan 
250 gram udang, kerat punggungnya 
500 ml santan 
1/2 sendok teh garam 
1/4 sendok teh gula 

Cara membuat tempoyak 

Haluskan bawang merah, kunyit, dan lengkuas lalu aduk dengan bahan lainnya 
Didihkan sampai matang 

Sambal Lampung

Sambal dari salah satu daerah di Sumatera ini memang sangat terkenal karena rasanya yang super pedas. Sambal ini dikemas dalam botol-botol kaca kecil sehingga sangat praktis. 
Sambal Lampung merupakan salah satu oleh-oleh yang seringkali diburu. Sambal botolan ini populer karena rasanya yang sangat pedas di lidah sehingga menciptakan sensasi tersendiri.
Sambal ini diracik dari bahan-bahan sederhana, seperti ulekan kasar cabai rawit merah, bawang putih, lalu diberi garam dan cuka. Selain enak dinikmati bersama lauk-pauk, sambal ini juga enak dibubuhkan untuk menikmati bakso, nasi goreng, dan bumbu telur dadar. Rasa bawang yang menonjol serta sensasi cabai yang pedas menjadi ciri khas sambal ini. 

Keripik Pisang

Kripik pisang adalah produk makanan ringan dibuat dari irisan buah pisang yang digoreng. Pengolahan kripik pisang terdiri dari beberapa kegiatan, meliputi penyiapan bahan baku, penyiapan peralatan dan kemasan, pengupasan dan pengirisan, pencucian dan perendaman, penggorengan, penirisan, pemberian bumbu pada kripik pisang, pengemasan dan pelabelan, serta penyimpanan kripik pisang. 

Kemplang

Kemplang adalah kerupuk khas dari lampung, sumatera selatan, dan sekitarnya. Kerupuk ini cukup istimewa karena tidak digoreng dengan minyak melainkan di panggang, sehingga tidak mengandung minyak goreng. Biasanya kemplang dimakan dengan cocolan sambal atau juga dengan cuka.

Pindang

Pindang biasanya disuguhkan dalam mangkuk berukuran sedang dengan kuah hangat berwarna kuning. Uniknya, Pindang Lampung terasa asam gurih, seperti Tom Yam dari Thailand. Aroma kuahnya pun lebih harum berkat daun kemangi yang dicampur di dalam kuahnya. 

Bakso Soni Haji Sony

Bakso adalah bakso yang sangat terkenal di Lampung. Bakso Sony merupakan bakso daging sapi asli yang kenyal dan berserat, rasa lada hitam cukup dominan pada bakso dan kuahnya terasa gurih dan lezat. 

Gulai Taboh

Gulai Taboh adalah kuliner khas Lampung yang juga dapat diartikan sebagai gulai santan. Gulai ini biasanya berisi khattak atau kacang kacangan seperti kacang/khattak gelinyor, kacang merah/khattak ngisi, kacang panjang/khattak kejung, khattak tuwoh, rebung, kentang dan lain lain.

Gabing

Gabing ialah makanan khas lampung yang terbuat dari batang kelapa muda. wah pasti banyak nih para pembaca yang belum makan atau belum pernah dengar . ya batang kelapa muda tersebut di potong dengan ukuran sedang setelah itu di sayur dengan kuah santan , rasa yang di berikan oleh batang kelapa ini adalah rasa manis dan gurih apa bila di gigit, rasa yang di timbulkan ialah rasa unik dan menarik.

Engkak

Engkak adalah kue yang berbahan dasar dominan ke telur dan mentega. Engkak  dipanggang berlapis-lapis dengan menggunakan loyang. Adapun cara membuat engkak adalah sebagai berikut: 
Bahan:
½ kg tepung ketan putih
½ kg gula pasir
10 btr telur ayam
3 gls santan dari 3 kelapa, dimasak
1 klg susu kental manis
4 sdm mentega utk melapis
Cara Membuat Engkak
• Gula dan telur dikocok sampai mengembang
• Masukkan tepung ketan
• Masukkan santan sedikit demi sedikit.
• Masukkan susu kental manis
• Loyang 20×20 dioles mentega lalu alasi dengan kertas, panggang kue dengan sistem seperti lapis legit, 3 lapis pertama pakai api bawah lalu pindah api atas, kalau adonan sudah selesai, lalu dibalik. 

Umbu 

Umbu ialah lalap yang terbuat dari rotan muda yang di rebus hingga lunak . Umbu cendrung terasa pahit seperti pare, tetapi pahit umbu ini dapat membangkitkan nafsu makan.